Sabtu, 21 Juli 2012

Cerita Ku di Bulan Ramadhan


Hari Pertama Puasa
Udah lama banget rasanya engga ke pasar bareng mama, tadi pagi aku ke pasar bareng mama untuk beli menu buka puasa, heemmmm seneng banget, terakhir ku Inget ke pasar  bareng mama kelas 3 SMA, tapi kalau sama nenek lumayan sering kalau lagi liburan sekolah. Oia sebelumnya doa ku terkabul bisa sahur bersama bareng mama, papa, adikku dan nenekku , habis sahur aku membaca Al-quran terus buka blog aku.ehh engga berapa lama ketiduran depan laptop heheh, sempet mimpi indah heheh,.. ke suatu tempat yang banyak bunga dan Warga Asing. Terus dibangunin mama deh, suruh nganter ke Pasar.. so seneng-seneng aj walau sedikit kecewa lagi mimpi Asyik lumayan juga dapet pahala. Tidurnya orang berpuasa kan sama saja dihitung ibadah (tapi engga berlebih juga seharian tidur beuuuhhhh)..
Banyak kejadian yang membuatku banyak belajar hari ini tentang keikhlasan dan kesabaran, juga berlomba-lombanya seseorang untuk mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya di Bulan Ramadhan. Aku mau cerita dulu niehh, di pasar aku belanja daging, kulit lumpia, tahu, telor, bumbu.. untuk masak buka puasa . Aku sama mama mau masak semur daging dan lumpia. Pada saat ingin pulang ternyata mama lupa untuk beli santan kelapa dan bawang putih. Akhirnya mama balik lagi kedalam pasar sedangkan aku menunggu mama di atas motor di tempat parkir. Di sinilah Aku merasa Allah membuka mata hati ku untuk terus berfikir dan merasa. Aku pertama melihat seorang nenek yang turun dari Angkot, pada saat itu nenek tersebut ingin membayar ongkosnya, namun sopir angkot tersebut menolak dan dia hanya berkata “Sudah nek.. engga apa-apa simpen aj uangnya” kemudian ia berlalu begitu saja. Dari kejadian yang aku lihat bahwa sopir angkotpun mau dengan ikhlasnya menyisihkan sebagian rezekinya untuk orang lain, padahalkan tarif bayaran ongkos tersebut untuk ia mencari makan. Namun dengan ringannya, dia mau mengikhlaskan rezekinya untuk orang lain. Subhanallah sekali menurutku, aku berdoa kepada Allah semoga rezeki bapak tersebut dilancarkan dan banyak yang naik angkotnya, dan semoga yang ia lakukan menambah pahalanya, Amien
Kejadian kedua didepan mataku, seseorang hampir memarahi tukang ojek, karena tukang ojek tersebut berhenti mendadak didepan motornya saat ia sedang mengendarai motor, untung saja motor tersebut berhenti, kalau tidak tukang ojek tersebut bakal ditabraknya. Seorang yang naik motor kulihat ekspresi nya dari kejauhan seperti ingin marah, namun dia menhannya orang tersebut hanya menggelngkan kepala dan melanjutkan perjalanannya, sedangkan tukang ojek juga melanjutkan perjalanannya. Betapa indahnya jika orang lain mampu menahan amarahnya. Mungkin tidak ada lagi perpecahan, hemmmm… subhanallah jika kita bisa menahan amarah, karena amarah itu bisikan setan yang  hanya ingin manusia saling bermusuhan. Satukanlah perbedaan karena sebenarnya perbedaan itu sangatlah Indah.
                Kejadian ketiga, seorang wanita menitipi barangnya pada petugas parkir, jika dilihat dari penampilan tukang parkir itu menurutku seperti Preman. Namun ternyata dia dapat menjaga amanah. Barang yang ibu yang mungkin belum sama-sama saling kenal dengan tukang parkir tersebut, sama sekali tidak ia sentuh, dia hanya dudk di samping barang tersebut tanpa sama sekali ia menyentuhnya..Subhanallah jika semua orang dapat menjaga amanahnya dengan baik. Orang lain yang  masih memerlukan bantuan kita ternyata masih ada ko yang menjaga amanahnya. Namun seseorang yang sudah mendapatkan hak yang luar biasa enak, yang memiliki banyak uang masih saja tidak bisa menjaga amanahnya, padahal dia bersumpah diatas Al-quran, astagfirullah… harusnya mereka bisa menjaga amanah yang telah ia emban. Semoga di bulan puasa ini bisa banyak-banyak bermuhasabah diri. Semoga apa yang telah aku lihat menjadi bahan pelajaran dihidupku. Aaammieenn ..

Tidak ada komentar: