Hari Pertama Puasa
Udah lama banget rasanya engga ke
pasar bareng mama, tadi pagi aku ke pasar bareng mama untuk beli menu buka
puasa,
heemmmm seneng banget, terakhir ku Inget ke pasar bareng mama kelas 3 SMA, tapi kalau sama
nenek lumayan sering kalau lagi liburan sekolah. Oia sebelumnya doa ku terkabul
bisa sahur bersama bareng mama, papa, adikku dan nenekku , habis sahur aku
membaca Al-quran terus buka blog aku.ehh engga berapa lama ketiduran depan
laptop heheh, sempet mimpi indah heheh,.. ke suatu tempat yang banyak bunga dan
Warga Asing. Terus dibangunin mama deh, suruh nganter ke Pasar.. so
seneng-seneng aj walau sedikit kecewa lagi mimpi Asyik lumayan juga dapet pahala.
Tidurnya orang berpuasa kan sama saja dihitung ibadah (tapi engga berlebih juga
seharian tidur beuuuhhhh)..
Banyak kejadian yang membuatku
banyak belajar hari ini tentang keikhlasan dan kesabaran, juga
berlomba-lombanya seseorang untuk mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya di Bulan
Ramadhan. Aku mau cerita dulu niehh, di pasar aku belanja daging, kulit lumpia,
tahu, telor, bumbu.. untuk masak buka puasa .
Aku sama mama mau masak semur daging dan lumpia. Pada saat ingin pulang
ternyata mama lupa untuk beli santan kelapa dan bawang putih. Akhirnya mama
balik lagi kedalam pasar sedangkan aku menunggu mama di atas motor di tempat parkir.
Di sinilah Aku merasa Allah membuka mata hati ku untuk terus berfikir dan
merasa. Aku pertama melihat seorang nenek yang turun dari Angkot, pada saat itu
nenek tersebut ingin membayar ongkosnya, namun sopir angkot tersebut menolak
dan dia hanya berkata “Sudah nek.. engga apa-apa simpen aj uangnya” kemudian ia
berlalu begitu saja. Dari kejadian yang aku lihat bahwa sopir angkotpun mau
dengan ikhlasnya menyisihkan sebagian rezekinya untuk orang lain, padahalkan tarif
bayaran ongkos tersebut untuk ia mencari makan. Namun dengan ringannya, dia mau
mengikhlaskan rezekinya untuk orang lain. Subhanallah sekali menurutku, aku
berdoa kepada Allah semoga rezeki bapak tersebut dilancarkan dan banyak yang
naik angkotnya, dan semoga yang ia lakukan menambah pahalanya, Amien
Kejadian kedua didepan mataku,
seseorang hampir memarahi tukang ojek, karena tukang ojek tersebut berhenti
mendadak didepan motornya saat ia sedang mengendarai motor, untung saja motor
tersebut berhenti, kalau tidak tukang ojek tersebut bakal ditabraknya. Seorang yang
naik motor kulihat ekspresi nya dari kejauhan seperti ingin marah, namun dia
menhannya orang tersebut hanya menggelngkan kepala dan melanjutkan
perjalanannya, sedangkan tukang ojek juga melanjutkan perjalanannya. Betapa
indahnya jika orang lain mampu menahan amarahnya. Mungkin tidak ada lagi
perpecahan, hemmmm… subhanallah jika kita bisa menahan amarah, karena amarah
itu bisikan setan yang hanya ingin
manusia saling bermusuhan. Satukanlah perbedaan karena sebenarnya perbedaan itu
sangatlah Indah.
Kejadian
ketiga, seorang wanita menitipi barangnya pada petugas parkir, jika dilihat
dari penampilan tukang parkir itu menurutku seperti Preman. Namun ternyata dia
dapat menjaga amanah. Barang yang ibu yang mungkin belum sama-sama saling kenal
dengan tukang parkir tersebut, sama sekali tidak ia sentuh, dia hanya dudk di
samping barang tersebut tanpa sama sekali ia menyentuhnya..Subhanallah jika
semua orang dapat menjaga amanahnya dengan baik. Orang lain yang masih memerlukan bantuan kita ternyata masih
ada ko yang menjaga amanahnya. Namun seseorang yang sudah mendapatkan hak yang
luar biasa enak, yang memiliki banyak uang masih saja tidak bisa menjaga
amanahnya, padahal dia bersumpah diatas Al-quran, astagfirullah… harusnya
mereka bisa menjaga amanah yang telah ia emban. Semoga di bulan puasa ini bisa
banyak-banyak bermuhasabah diri. Semoga apa yang telah aku lihat menjadi bahan
pelajaran dihidupku. Aaammieenn ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar